Logo

Desa Sarjo

Kabupaten Pasangkayu

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

REMBUG STUNTING DESA SARJO TAHUN 2026

REMBUG STUNTING DESA SARJO TAHUN 2026

Invalid Date

Ditulis oleh DIRWAN

Dilihat 42 kali

REMBUG STUNTING DESA SARJO TAHUN 2026

Desa Sarjo Perkuat Komitmen Pencegahan dan Penurunan Stunting Melalui Kegiatan Rembug Stunting

Sarjo, Pasangkayu – Pemerintah Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, melaksanakan kegiatan Rembug Stunting pada hari, Rabu, 29 Juli 2026, sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sarjo dan dihadiri oleh berbagai unsur yakni Pemerintah Desa Sarjo dan juga Bapak Tanda, SH Selaku Kasi PMD Pemerintah Kecamatan Sarjo, Anita, SKM Kepala UPT Puskesmas Sarjo, Kisman Selaku Pendamping Desa serta pemangku kepentingan yang terkait dengan kesehatan dan pembangunan desa.

Rembug stunting merupakan forum musyawarah yang bertujuan untuk membahas kondisi stunting di desa, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi keluarga berisiko stunting, serta menyusun langkah-langkah penanganan yang tepat dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang dicanangkan pemerintah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sarjo menyampaikan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat, hingga keluarga yang memiliki balita dan ibu hamil.


“Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Melalui rembug stunting ini kita menyatukan langkah agar anak-anak Desa Sarjo dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Petugas Gizi Puskesmas Sarjo, kader Posyandu, Kader PPKBD, BPD, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta perwakilan keluarga sasaran. Dalam forum tersebut dipaparkan data terkait kondisi balita, ibu hamil, status gizi, serta faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan stunting, seperti kurangnya asupan gizi, pola asuh yang belum optimal, sanitasi yang kurang memadai, dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Selain pemaparan data, peserta rembug juga melakukan diskusi untuk merumuskan usulan kegiatan prioritas yang akan dimasukkan dalam perencanaan pembangunan desa, antara lain:

  • Peningkatan pelayanan Posyandu dan pemantauan tumbuh kembang balita.
  • Pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil yang berisiko.
  • Edukasi gizi seimbang dan pola asuh anak kepada keluarga.
  • Peningkatan akses air bersih dan sanitasi lingkungan.
  • Pendataan dan pendampingan keluarga berisiko stunting secara berkala.

Hasil dari rembug stunting ini selanjutnya akan menjadi bahan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) untuk Tahun anggaran 2027 dan penganggaran kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Sarjo.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Sarjo menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Diharapkan melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, angka stunting di Desa Sarjo dapat ditekan sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berdaya saing di masa mendatang.

Penutup

Kegiatan Rembug Stunting Desa Sarjo menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Melalui perencanaan yang terarah, pendampingan yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat, Desa Sarjo optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal demi masa depan desa yang lebih baik.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Sarjo

Kecamatan Sarjo

Kabupaten Pasangkayu

Provinsi Sulawesi Barat

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia